Apa itu Pendidikan Lingkungan ??


Detik demi detik dalam pengalaman hidup seseorang adalah sebuah rangkaian proses pembelajaran. Merasakan alam merupakan pengalaman pertama, sekaligus proses belajar pertama bagi seorang manusia. Selanjutnya secara perlahan dilanjutkan belajar mengenali alam ini, mengambil sesuatu dari alam dan selanjutnya memanfaatkan apa yang disediakan oleh alam. Karena itulah, pembelajaran mengenal dan memanfaatkan apa yang tersedia di alam sebagai bagian dari pendidikan lingkungan pada dasarnya adalah proses manusiawi yang dialami dan dilakukan oleh setiap orang.

Seluruh kebutuhan manusia dipenuhi dari proses pemanfaatan alam. Namun demikian, alam memiliki keterbatasan untuk terus dimanfaatkan. Seekor kambing hanya akan melahirkan anaknya jika telah melewati waktu … bulan masa hamilnya. Sementara sebatang pohon mangga secara alami hanya akan bertambah jumlahnya setelah menghasilkan buah. Berbagai mineral di dalam perut bumi memerlukan waktu jutaan tahun agar dapat kita manfaatkan. Bahkan air, udara, bahkan cahaya matahari pun dapat menjadi pembunuh bagi kita jika kualitasnya telah sangat rendah.

Itulah alasan utama agar memanfaatkan alam dilakukan dengan sangat hati-hati. Kecerobohan memanfaatkan alam pada akhirnya akan membuat malapetaka bagi seluruh kehidupan. Dari proses mengenal alam dan keinginan memanfaatkan alam secara maksimal, peradaban manusia berhasil melahirkan berbagai bentuk pengetahuan. Walau demikian pengetahuan tak lebih seperangkat alat bagi manusia dalam memanfaatkan berbagai fasilitas alami di bumi ini. PL tidak menjadikan seorang ahli PL bukan sebuah pelajaran

SEJARAH PENDIDIKAN LINGKUNGAN

Pendidikan lingkungan telah dikembangkan di berbagai negara selama beberapa tahun. Titik penting dalam perkembangan pendidikan lingkungan terjadi pada tahun 1972, ketika para perwakilan yang hadir dalam Konferensi PBB mengenai “Human Environmental” di Stokholm , Sweden merekomendasikan bahwa PBB mengembangkan sebuah program internasional untuk pendidikan lingkungan. UNEScO menindaklanjuti rekomendasi tersebu dengan mendanai serangkaian lokakarya dan konferensi pendidikan lingkungan di seluruh dunia. Di tahun 1975, perwakilan dari negara-negara anggota bertemu di Belgrad, bekas Yugoslavia (in the former Yugoslavia ), menguraikan pengertian dasar dan tujuan dari pendidikan lingkungan. Kemudian di tahun 1977, perwakilan dari lebih 60 negara berkumpul di Tbilisi , untuk menindaklanjuti hasil pertemuan di Belgrad. Para delegasi untuk kedua konferensi internasional ini meratifikasi definisi pendidikan lingkungan, juga seperangkat tujuan sebagai berikut:

Pendidikan Lingkungan adalah Sebuah proses yang bertujuan dalam membangun populasi dunia yang berkesadaran dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan secara keseluruhan dan berbagai problem yang terkait dengannya, dan yang mana memiliki pengetahuan, sikap, keterampilan, motivasi, dan komitmen untuk bekerja secara individu dan bersama-sama untuk menemukan penyelesaian terhadap masalah-masalah yang saat ini muncul dan mencegah munculnya masalah baru.

TUJUAN (VISI DAN MISI)

Pendidikan lingkungan secara umum bertujuan untuk membangun individu dan masyarakat yang mampu merawat dan mengembangkan lingkungan yang berkualitas dan mencegah permasalahan lingkungan di masa depan.
Secara khusus, pendidikan lingkungan menekankan kepada 5 tujuan: (PBB?)
• Kesadaran
Membantu para siswa memperoleh sebuah kesadaran dan kepekaan terhadap lingkungan dan berbagai permasalahannya; membangun kemampuan untuk merasakan dan membedakan di antara stimuli; mengolah, menyaring, dan memperluas pandangan-pandangan (perceptions) ini; dan menggunakan kemampuan baru ini dalam berbagai macam konteks.
• Pengetahuan
Membantu para siswa memperoleh sebuah pengertian mendasar tentang bagaimana fungsi-fungsi lingkungan, bagaimana orang-orang berinteraksi dengan lingkungan, dan bagaimana timbulnya isu-isu dan masalah-masalah berkaitan dengan lingkungan dan bagaimana mereka dapat diselesaikan.
• Sikap
Membantu para siswa untuk memperoleh seperangkat nilai dan perasaan-perasaan kepedulian kepada lingkungan dan motivasi dan komimen untuk berperan dalam perawatan dan perbaikan lingkungan.
• Keterampilan
Membantu para siswa memperoleh keterampilan yang diperlukan untuk mengidentifikasikan dan menyelidiki permasalahan lingkungan dan berkontribusi untuk pemecahan permasalahan ini.
• Partisipasi
Membantu para siswa memperoleh pengalaman dalam menggunakan pengetahuan yang mereka peroleh dan keterampilan dalam pengambilan keputusan (kebijaksanaan), tindakan-tindakan positif yang mengarah pada pemecahan isu-isu dan permasalahan lingkungan.

Selain itu agar dapat menggunakan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan yang dimiliki, agar dapat membangun sikap dan berpartisipasi dalam penyelesaian permasalahan lingkungan, Pendidikan Lingkungan membantu siswa untuk mengembangkan:
• Imajinasi
• Percaya diri
• Kreativitas
• Kemampuan belajar
• Kemampuan mengorganisasi

ISU-ISU PENDIDIKAN LINGKUNGAN
Isu pendidikan lingkungan menyangkut berbagai masalah lingkungan baik dalam lingkup global (dunia) maupun lokal. Masalah lingkungan yang timbul di sebuah tempat kecil memberikan kontribusi terhadap kualitas lingkungan secara global. Demikian pula, permasalahan lingkungan yang mengglobal tentu membawa dampak pada kualitas lingkungan di suatu tempat. Permasalahan lingkungan yang di suatu tempat juga membawa dampak berantai di tempat-tempat lainnya.

Isu pendidikan lingkungan pun meliputi berbagai sumberdaya alam di bumi ini. Dari sumberdaya yang ada di dalam lautan hingga berbagai sumberdaya di dalam hutan. Dari apa yang ada di dalam perut bumi hingga lapisan ozon yang melindungi seluruh kehidupan di muka bumi. Pendidikan lingkungan juga membicarakan makhluk hidup maupun berbagai material yang mendukung kehidupan. Beberapa isu umum dalam pendidikan lingkungan misalnya menurunnya keanekaragaman hayati, penggurunan, penebangan hutan, rusaknya lapisan ozon, pencemaran, hujan asam, pertambangan, dan limbah.

Pendidikan lingkungan memandang bahwa permasalahan lingkungan terkait erat dengan kehidupan manusia. Karena itu, pendidikan lingkungan menarik hubungan setiap permasalahan lingkungan dengan berbagai aspek seperti kebudayaan, kesehatan, ekonomi, sosial, politik, bahkan teknologi dan ilmu pengetahuan.

http://www.yelweb.org/content/apa-itu-pendidikan-lingkungan-pl

One thought on “Apa itu Pendidikan Lingkungan ??”

  1. kemarin saya nonton berita tentang kinerja 100 hari menteri lingkungan hidup.

    dan kata beliau, dia akan menggalakkan kembali program pendidikan lingkungan hidup dengan berkolaborasi dengan dinas pendidikan.

    berarti selama ini pendidikan lingkungan hidup belum galak yah?

    mudah-mudahan saja yang namanya PLH bisa diserap dengan baik dan bukan sekedar wacana atau pengkerdilan makna sebatas jumat bersih dan K3 doang.

    salam lingkungan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s