Belanda, sebuah Negara di Benua Eropa yang lebih kita kenal dengan Negera Kincir Angin ini memiliki hubungan yang sangat erat dengan Negara Indonesia. Secara kultur budaya kita tidak terlepas dari andil Negara ini, contohnya dapat Anda lihat di museum?museum peninggalan sejarah yang membuktikan bahwa cukup banyak peninggalan sejarah dari Bangsa Belanda. Peninggalan?peninggalan tersebut bahkan dapat dimanfaatkan sebagai tempat pariwisata.

Pada tahun 2009 ini di kota Solo masih memiliki sisa?sisa peninggalan sejarah dari Bangsa Belanda. Jika Anda pernah ke kota solo, Anda dapat melihat benda?benda sejarah ini hingga saat ini masih terawat dan dilestarikan oleh pemerintah Kota Solo sebagai salah satu pemasukan pemerintah daerah di sektor pariwisata. Selain untuk meningkatkan jumlah wisatawan, juga sebagai wujud kepedulian pemerintah Kota Solo terhadap peninggalan sejarah yang sesuai dengan salah satu slogan terkenal di negeri kita tercinta ini “Negara yang besar adalah Negara yang tidak melupakan sejarah” yaitu dengan cara memelihara peninggalan sejarahnya dengan baik.

Sekarang ini hubungan antara kedua Negara semakin dekat dengan diadakannya kerjasama antara keduanya, salah satunya kerjasama di bidang pendidikan yaitu dengan memberikan beasiswa ataupun dengan pertukaran pelajar. Pertukaran pelajar sangat penting perannya bagi kedua Negara untuk saling bertukar informasi tentang teknologi, kebudayaan, maupun politik masing?masing Negara. Belanda memiliki banyak universitas yang terkenal, tidak hanya di eropa tetapi juga di dunia. Universitas di Belanda antara lain Eindhoven University of Technology, Erasmus University of Rotterdam, University of Amsterdam, dan masih banyak lagi. Jadi tidak salah jika Anda berangan?angan untuk melanjutkan pendidikan di Negara Belanda karena merupakan tiket untuk komunitas global di era informatika seperti sekarang ini.

Dari segi militer, Belanda meninggalkan berbagai macam senjata yang pada zaman dulu banyak digunakan di Negara?negara daratan eropa, salah satunya adalah meriam. Anda pasti sering mendengar kata meriam saat Anda masih duduk di bangku sekolah saat pelajaran sejarah. Meriam adalah senjata yang digunakan untuk pertempuran jarak jauh, yang berbentuk seperti moncong tank tempur. Meriam yang dibuat pada abad 17 ini masih dapat kita jumpai di kraton Solo yang sampai saat ini masih terpelihara dengan baik. Dari sini kita tahu bahwa pendidikan di Negara?negara eropa khususnya Belanda sudah maju.

meriam

Sumber :Meriam abad?17 & Pagelaran 1998 (van Diessen)

Desain arsitektur bangunan khas eropa juga masih dapat kita jumpai di kota Solo. Hal ini menunjukkan betapa pendidikan arsitektur sudah maju di Negera Belanda pada zaman itu. Apabila sekarang Anda pergi ke Solo, Anda dapat menemukan bangunan ini yang sekarang digunakan sebagai kantor Bank Indonesia. Bangunan ini dibangun sekitar abad ke 19.

bank-indonesia

Sumber : Bank Indonesia (Aartsen)

Gereja St Antoniuskerk juga merupakan salah satu peninggalan dari bangsa belanda. Gereja yang terletak di sebelah Balai Kota ini masih digunakan oleh para penganut agama nasrani untuk bersembahyang dan merayakan hari?hari besar keagamaan mereka.

st-antoniuskerk

Sumber : St Antoniuskerk (Aartsen)

Dari bangunan?bangunan tersebut kita dapat mengetahui seberapa maju pendidikan di Negara Belanda.