Kembalinya Aku Yang “Hilang”


Jalan itu gelap gulita dan sunyi
Seluruh pikiranku tertumpu ke jalan itu
Ku renung jauh ke dalam jalan yang sempit itu
Yang panjang, sulit dan berliku-liku
Akal ku mengajak ku mundur
Dari bayangan langkah perjalanan ku yang lalu
Tapi bukan itu kehendakku
Bukan itu yang aku pikirkan untuk kehidupan ku
Aku bertanya pada akal ku
Ku cari jawapan suara hati ku
Sungguh mengejutkan, hati dan akal ku seraya berkata
“Teruskan langkahmu, mulailah perjalananmu,
Majulah ke depan, lembaran baru hidupmu telah menanti.”
Tapi jalan itu amat gelap?
Dalam kesunyian aku bertanya.
“Niscaya kamu akan mendapat sinar ke jalan itu.”
Kesepian di dalam perjalanan itu
Bagaimana harus ku arungi?
“Semoga kegelapan jalan itu tidak menghantuimu lagi,
Dengan ketulusan dan keihklasan yang benar
Kamu akan ditemani sepanjang jalan mu.”
Aku mulai mendapat semangat baru,
Walaupun aku berani di dalam ketakutan
Aku tutup kedua mataku, ku hela nafas dalam
Dan aku berdoa……
Lalu aku mulai langkah pertama mengarungi jalan itu
Dengan harapan menemukan sinar baru
Tiba-tiba, jalan itu tidaklah segelap yang aku sangka
Dan ku lihat sekelebat orang di sana sini
Tanpa ku sadari sinar cahaya menerangi
Sang surya bangkit menyinari segenap penjuru alam
Begitu banyak kisah pun dimulai
Ternyata kehidupan ini sungguh luas, tersangat indah
Aku mulai bersyukur dengan kehidupanku
Ku tutup mataku, penuh kesyukuran
Ku tutup mataku untuk meresapi kenikmatan itu
Hanya ku dapati sedetik selepas itu,
Ku buka mataku semuanya hilang,
semuanya lenyap….
Aku terbaring sendirian di kastilku
Jalan itu, persoalan itu, semua itu mainan tidurku.
Aku merasa kecewa, sungguh kecewa
Apapun, perjalanan di alam nyata harus ku teruskan
Hatiku menangis sekuat-kuatnya,
Aku lakukan tanpa paksaan
Aku arungi hari mendatang penuh pasrah dan tawakal
Kegelapan itu perlahan-lahan menghilang
Sinar perlahan matahari datang menerangi
Aku pun sadar suatu perubahan sedang berjalan
Aku pasrah akan takdir atas diriku
Ku dapat rasakan kenikmatan hari baruku
Aku dapat melihat senyum ikhlas dan kebahagiaan disekelilingku
Seperti aku di dalam buaian mimpiku
Tapi kini aku di alam nyata dan aku dalam sadar
Seperti aku hidup bagai yang ku mimpikan
Seolah-olah…aku membentuk diriku kembali…aku yang sebenar-benarnya
aku kembali….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s