Paten Baru Sony Erricsson: Ganti Playlist Sesuai expresi wajah


Sony Erricsson (SE) memang rajanya HP musik. Setelah ada shake to shuffle, dan beragam fitur musik lainnya, kini mereka mematenkan sebuah fitur baru. Fitur baru ini bernama lengkap “Generating music playlist based on facial expression”. Ya, fitur ini mampu menghasilkan sebuah plalist dengan mengenali expresi wajah si pamakainya. Disesuiaikan dengan mood gitu deh..

Cara yang dipakai untuk menentukan expresi ini adalah dengan mengenali karakteristik beberapa titik di wajah atau dengan membandingkan seluruh wajah dengan bentuk expresi yang telah mereka tentukan sebelumnya, atau dengan menggabungkan kedua cara ini.

Dalam implementasi lebih lanjut, SE menyarankan penggunanya untuk merekam sebuah video yang menyatakan expresi senang, sedih, kaget, marah, takut, jijik, netral, dll.

Hasil dari akan dibandingkan dengan karakteristik lagu yang tersimpan dalam ponsel ataupun PMP (portable music player) milik SE. Hampir sama dengan penggunaan aplikasi SenseMe yang telah ada di beberapa handset SE.

paten baru SE, ganti playlist sesuai expresi muka

Sebagai ilustrasi, pada gambar di atas, Suro sedang mendengarkan lagu keroncong milik Waljinah. di HP SE miliknya yang memiliki pemutar mp3. Suro sedang sangat bahagia karena dia habis ketemu sama si Boyo, teman SDnya. Suro mempertinggi volume pemutar mp3 ini. Disisi mesin, kamera ponsel Suro menangkap gambar wajah suro yang lagi sumringah tadi. Dikirm ke ponsel dan expresi ini diputuskan sebagai expresi bahagia. Maka mesin akan mengelompokkan lagu-lagu dalam database mereka yang sesuai dengan mood orang yang lagi bahagia.. Semisal lagu Metalica. sebagai lagu yang masuk ke playlist.Dan selanjutnya, setelah lagu waljinah habis diputar, maka giliran lagu metalica yang akan diputar.

Bagaimana? sudah nggeh dengan maksud dari paten baru SE ini? Jadi buat anda yang menggandrungi HP SE, belajarlah untuk menunjukkan expresi sedih saat anda sedih, dan expresi gembira saat sedang gembira. Jangan sampai saat anda gembira malah yang diputar lagu kematian karena sensornya gagal membedakan expresi anda.. heheh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s