Category Archives: Wisata dan Budaya

Dari wedhang uwuh Imogiri hingga tanjakan berliku Mangunan

By: Rani Sawitri

Pagi masih petang, di luar sana suasana cukup bersahabat untuk menikmati pemandangan di luar rumah. Sepertinya bersepeda menjadi pilihan yang tak kalah menarik untuk dilakukan. Akhirnya kami memutuskan untuk mecoba jalur Imogiri – Mangunan – Dlingo dengan bersepeda. Dengan mengendarai sepeda, siap menaklukan tanjakan tinggi dan berkelok di sepanjang Kecamatan Imogiri hingga Kecamatan Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Rute bersepeda kali ini mengambil jalur Makam Imogiri –  Mangunan – Dlingo – Patuk – Piyungan – Prambanan dengan start dari Pakem dengan jarak kurang lebih 75 km.

Kecamatan Imogiri yang juga berbatasan dengan Kecamatan Dlingo merupakan dua  kecamatan yang memiliki dampak parah saat terjadi gempa 27 Mei 2006 lalu. Topografi kedua kecamatan ini didominasi oleh perbukitan kapur, namun masih hijau. Kegiatan sehari-hari penduduknya sebagian besar adalah petani. Selain itu, karena bentangan wilayahnya yang unik, cocok untuk kegiatan out bound, track trail. Bahkan di Mangunan, Dlingo terdapat track trail bagi para pecinta sepeda gunung.

dok: akhsan.posterous.com Continue reading Dari wedhang uwuh Imogiri hingga tanjakan berliku Mangunan

Tlusap-tlusup Kotagede

Oleh : Rani sawitri

dok : vallaura

Memperingati 4 Tahun Pascagempa Yogyakarta yang mengambil tema “Tangguh Menuju Kemandirian Bersama.” Komunitas B2W Jogja dengan beberapa lembaga masyarakat dan Badan Pelestarian Pusaka Indonesia mengadakan kegiatan road-bike tlusap-tlusup Pusaka Kotagede. Konsep acara ini selain untuk memperingati 4 tahun gempa dengan membagikan pamflet agenda peringatan, juga sebagai ajang pengenalan lebih dalam tempat-tempat bersejarah yang ada di Kotagede. Kenapa dipilih Kotagede? Ternyata tidak semua orang termasuk saya yang lahir, kecil dan besar di Jogja mengenal dekat tentang seluk beluk Kotagede yang merupakan salah satu kota tua di Jogja. Walhasil, tertariklah saya untuk ikut acara ini, selain menambah wawasan tentang kotagede, setidaknya tidak “malu-maluin” jika saudara atau rekan saya dari luar kota ingin diajak berkeliling kotagede karena kita sudah tau dulu lokasi-lokasi wisata disana. Continue reading Tlusap-tlusup Kotagede

Sengsu “Oseng-Oseng Asu ” Hanya Ada Di Jogja??

Oseng-oseng asu=oseng-oseng anjing

korban sengsu

Warung tenda yang satu ini mungkin paling terkenal dengan menu klasiknya dan mungkin hanya ada di Yogyakarta. Penggemar serius B1 di Yogya pasti pernah menikmati satu-satunya menu yang tersedia di sana, yaitu sengsu. Dari tahun ke tahun warung yang mulai buka sekitar jam 5 sore semakin ramai. Indikator keramaian bisa dilihat dari tersedianya tikar untuk lesehan di trotoar jalan, yang sebelumnya tidak ada. Continue reading Sengsu “Oseng-Oseng Asu ” Hanya Ada Di Jogja??

Pulau Jemur “Truely Indonesia”

pulaujemur-35Dok. oleh Pulau jemur.com

Pulau Jemur (luas 250 ha) adalah sebuah pulau milik Indonesia yang terletak di Selat Malaka, dekat dengan perbatasan Malaysia. Pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Letaknya sekitar 72,4 km dari Bagansiapiapi dan 64,3 km dari Pelabuhan Klang di Malaysia. Pulau ini merupakan pulau terluas dari Kepulauan Arwah, gugusan sembilan pulau, di antaranya Pulau Jemur, Tokong Emas, Tokong Simbang dan Labuhan Bilik.

Pulau Jemur terkenal dengan panorama alam seperti pantai berpasir putih dan sebagai habitat penyu hijau. Perairan di sekitar pulau ini terkenal sebagai daerah penghasil ikan. Continue reading Pulau Jemur “Truely Indonesia”

Raja Ampat “Pusat Segitiga Karang, Surganya Dunia”

raja_ampat

Kabupaten Raja Ampat adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Waisai. Kepulauan Raja Ampat yang terletak di bagian barat-laut Propinsi Papua memiliki luas areal daratan dan laut sekitar 9,8 juta acre. Melihat posisinya di kawasan segitiga terumbu karang, yang tepat pada pusat keragaman terumbu karang dunia, maka laut di Kepulauan Raja Ampat diindikasikan sebagai kawasan yang paling kaya keragaman hayatinya di dunia.

Kumpulan terumbu karang yang luas dan kaya ini membuktikkan bahwa terumbu karang di kepulauan ini mampu bertahan terhadap ancaman-ancaman seperti pemutihan karang dan penyakit, dua jenis ancaman yang kini sangat membahayakan kelangsungan hidup terumbu karang di seluruh dunia. Kuatnya arus samudra di Raja Ampat memegang peran penting dalam menyebarkan larva karang dan ikan melewati samudra Hindia dan Pasifik ke ekosistem karang lainnya. Kemampuan tersebut didukung oleh keragaman dan tingkat ketahanannya menjadikan kawasan ini prioritas utama untuk dilindungi. Continue reading Raja Ampat “Pusat Segitiga Karang, Surganya Dunia”

Indahnya Parahyangan “Tempat Turunnya Dewa”

gunung-gede

Parahyangan atau Priangan adalah daerah Sunda di Jawa Barat yang luasnya mencakup wilayah Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Sumedang, Cimahi, Bandung, dan Cianjur.

Priangan atau Parahyangan sering diartikan sebagai tempat para rahyang atau hyang.  Tempat yang sangat indah bagi pecinta wisata alam.

Priangan saat ini merupakan salah satu wilayah Propinsi Jawa Barat yang mencakup Kabupaten Cianjur, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis, yang luasnya mencapai sekitar seperenam pulau Jawa (kurang lebih 21.524 km persegi). Bagian utara Priangan berbatasan dengan Karawang, Purwakarta, Subang dan Indramayu; sebelah selatan dengan Majalengka, Kuningan; dengan Jawa Tengah di sebelah timur dibatasi oleh sungai Citanduy; di barat berbatasan dengan Bogor dan Sukabumi, sedangkan di selatan berhadapan dengan Samudera Indonesia.

Wisata Alam

Relief tanah daerah Priangan dibentuk oleh dataran rendah, bukit-bukit dan rangkaian gunung membuat Priangan menjadi surga bagi pecinta wisata alam. Rangkaian Gunung mulai dari  Gunung Gede, Gunung Ciremai, Gunung Kancana, Gunung Masigit, Gunung Salak, Gunung Tangkuban Perahu, Gunung Burangrang, Gunung Malabar, Gunung Bukit Tunggul, Gunung Tampomas, Gunung Calancang, Gunung Cakra Buana, Gunung Guntur, Gunung Haruman, Gunung Talagabodas, Gunung Karacak, Gunung Galunggung, Gunung Cupu, Gunung Cula Badak, Gunung Bongkok, Gunung Syawal. Continue reading Indahnya Parahyangan “Tempat Turunnya Dewa”

Tari Pendet “Bukan Punya Malaysia”

Tari pendet2

Malaysia mengklaim tari pendet asal Bali yang dicantumkan dalam sebuah iklan “Visit Malaysia”. Departemen Luar Negeri (Deplu) mengimbau untuk tidak mudah terprovokasi jika belum terbukti kebenarannya.

“Kita harus lihat dulu seperti apa. Jangan mudah terprovokasi,” ujar Juru Bicara Deplu Teuku Faizasyah di kantornya Jl Pejambon, Jakarta, Jumat (21/8/2009).

Seperti apa sebenarnya tari Pendet ini??? Continue reading Tari Pendet “Bukan Punya Malaysia”