Pertamina LPG Tanam Mangrove di Cilacap

img-20160811-wa0007-57bfc98cdd93731340998848Ekosistem Hutan mangrove adalah kawasan yang ditumbuhan halofit (tumbuhan yang hidup pada tempat-tempat dengan kadar garam tinggi atau bersifat alkalin) yang dipengaruhi pasang surut air laut. Hutan Mangrove berfungsi sebagai peredam gelombang dan angin, pelindung dari abrasi, penahan intrusi air laut ke darat, penahan lumpur dan perangkap sedimen. Hutan mangrove merupakan penghasil sejumlah besar detritus (hara) bagi plankton yang merupakan sumber makanan utama biota laut. Hutan mangrove menjadi daerah asuhan (nursery grounds), tempat mencari makan (feeding ground), dan daerah pemijahan (spawning grounds) berbagai jenis ikan, udang dan biota laut lainnya serta habitat bagi beberapa satwa liar, seperti burung, reptilia (biawak, ular), dan mamalia (monyet). Ekosistem hutan mangrove menjadi penghasil oksingen dan penyerap karbon yang ada di udara. Pengembangan dan penataan hutan mangrove dapat dijadikan objek wisata dan juga kawasan pendukung untuk budidaya ikan, udang dan kepting apabila ekosistem ini dikelola dengan baik sehingga masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar wilayah hutan mangrove dapat merasakan hasil secara ekonomi tanpa harus melakukan eksploitasi terhadap sumber daya hayati hutan mangrove. Continue reading Pertamina LPG Tanam Mangrove di Cilacap

Bersama universitas terbuka ā€œmembangun perisai pesisir, membangun masa depan negeriā€

Penanaman mangrove tuwed, Bali_UT

Minggu 16 November 2014 menjadi hari yang sangat bermakna bagi mangrove di kawasan Pesisir Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana Bali. Hari itu, sekitar tiga ratus lebih orang berkumpul untuk bersama-sama menghijaukan kawasan pesisir dengan adanya Program Bantuan Sosial ABDIMAS Universitas Terbuka (UT). Hadir dalam acara tersebut Rektor UT, Kelapa dan Staff UPBJJ-UT Denpasar, Mahasiswa UT, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Kehutanan Kab. Jembrana beserta staff, Camat Melaya, dan seluruh staff perangkat desa Tuwed. Hadir pula siswa siswi SMAN 1 Melaya, SMK 4 Negara, SMPN 2 Melaya, yang ikut meramaikan acara ceremonial penanaman 10.000 bibit pohon mangrove. Acara yang di komando oleh Yayasan Kanopi Indonesia, Kelompok Tani Lindu Segara Tanjung Pasir, dan Yapeka ini, turut mengadirkan juga Komunitas Fotografi Satwa Alam Bali beserta karya foto satwanya yang menampilkan foto-foto burung yang terdapat di Bali yang sebagian besar merupakan burung-burung migrasi. Pameran foto ini disambut antusias oleh peserta, tidak hanya karena foto-foto yang indah dan luar biasa, namun para peserta penanaman sebelumnya memang tidak banyak mengenal keragaman burung yang ada didaerah mereka. Continue reading Bersama universitas terbuka ā€œmembangun perisai pesisir, membangun masa depan negeriā€

Perkenalkan nama saya Wita…

Lounching buku107+ Ular Indonesia, Riza Marlon

1

Hari ini, 22 februari 2014. Hari yang cukup berkesan bagiku. Ehhh mungkin tidak hanya aku, karena yang dateng buanyaakkkk banget. Di jogja, di Momento Cafe hari ini ada lounching buku dari salah satu maestro wildlife photography (fotografi alam liar) indonesia… Riza Marlon, biasanya orang-orang memanggil beliau ini bang caca atau om caca. Alhamdulillah aku bisa dateng ikut merameka acara dan melihat langsung lounching bukunya. Karyanya kali ini tentang Ulaaaarrrr, judulnya 107+ Ular Indonesia. Kenapa 107+ ?? Karena lebih dari 107 jenis ular menghiasi halaman buku ini, tapi kenapa judulnya tidak 100+??? 108+??? AtauĀ  110+??? Silahkan tanya sendiri ya, kenapa yang dipilih 107. Maklum tadi gak memperhatikan waktu ada presentasi tenatang judulnya, hehehe. Continue reading Perkenalkan nama saya Wita…

ā€STOP Hobi Eksploitasi Elang Atas Nama KONSERVASI!!!ā€

Yogyakarta, 11 April 2013Ā—

Akhir-akhir ini semakin marak komunitas yang menggunakan satwa dilindungi dengan mengatas namakan konservasi dan salah satunya yang terkenal adalah Raptor Club Indonesia. Komunitas tersebut memiliki sistem keanggotaan dimana masing-masing anggotanya memiliki minimal 1 (satu) ekor satwa dilindungi. Bisa terbayangkan berapa jumlah satwa dilindungi yang ada di komunitas tersebut.

LAPS_Konservasi2

Liga Anti Perdagangan Satwa (LAPS) terdiri dari JAAN, WCS, Suaka Elang, IAR, ProFauna Indonesia, LASA, COP, AFJ, FHK, PPSC, ASTI sebagai kumpulan berbagai organisasi peduli satwa sering mendapatkan pengaduan dari masyarakat tentang semakin sering dijumpai komunitas tersebut mengadakan gathering dengan membawa satwa tersebut dengan melakukan berbagai atraksi satwa. Continue reading ā€STOP Hobi Eksploitasi Elang Atas Nama KONSERVASI!!!ā€

Kaos Unik Peduli Lingkungan (Edisi pertama) MANUKer

Kawan-kawan Bloger, Mepow mulai edisi pertama penjualan kaos unik peduli lingkungan, dengan kualitas sempurna MEPOW menawarkan kaos peduli lingkungan dengan brand “GRIIN DESAIN”. Dengan memakai kaos ini kawan-kawan bisa ikut serta mengkampanyekan peduli lingkungan dengan berbagai tema. Untuk edisi pertama, bagi kawan-kawan yang suka dan peduli dengan kelestarian burung bisa ikut mengkampanyekan peduli kelestarian burung dengan membeli kaos ini.

All Desain

Detail Continue reading Kaos Unik Peduli Lingkungan (Edisi pertama) MANUKer

Clamator coromandus (BubutĀ pacarĀ jambul)

Kingdom: Animalia , Phylum: Chordata, Class: Aves, Order: Cuculiformes, Family: Cuculidae, Genus: Clamator, Species :Ā  Clamator coromandus

Photo by Danny Lau Weng Thor & Dr Leong Tzi Ming

Eng : Chestnut-winged Cuckoo

Ind : Bubut pacar jambul, Bubut jambul

Deskripsi

Berukuran besar (45cm) berwarna hitam, putih dan coklat kemerahan. Ekor panjang, jambul tegak mencolok. Kepala bagian atas dan jambul hitam; punggung dan ekor hitam-biru mengkilap, sayap coklat berangan, tenggorokan dan dada coklat jingga, merah putih, perut keputih-putihan. Burung muda: bagian atas tubuh berpola warna seperti sisik-sisik coklat, tenggorokkan dan dada keputih-putihan. Iris coklat merah, paruh dan kaki hitam. Continue reading Clamator coromandus (BubutĀ pacarĀ jambul)

Berbagi Informasi dan Pengetahuan